Single Origin Coffee

Jika anda tidak memahami makna istilah Single Origin Coffee, jangan merasa malu. Single origin coffee menjadi kosa kata baru dan trend kopi pasca lahirnya The Third Wave Coffee. Apa yang dimaksud dengan istilah single origin coffee, sekilas seakan mudah dimengerti. Istilah itu seakan begitu gamblang, dapat menjelaskan dirinya sendiri. Namun dala...

Jika anda tidak memahami makna istilah Single Origin Coffee, jangan merasa malu. Single origin coffee menjadi kosa kata baru dan trend kopi pasca lahirnya The Third Wave Coffee. Apa yang dimaksud dengan istilah single origin coffee, sekilas seakan mudah dimengerti. Istilah itu seakan begitu gamblang, dapat menjelaskan dirinya sendiri. Namun dalam kenyataan, konsep ini sungguh kompleks dan rumit. Bahkan para pelaku industri kopi pun tidak memiliki pendapat yang sama.

        Ada banyak definisi dan interpretasi tentang konsep single origin coffee. Definisi "mainstream" dari single origin coffee, yang dapat diterima oleh banyak pihak, adalah biji kopi yang dihasilkan oleh sebuah perkebunan besar atau kebun kopi rakyat di wilayah geografis tertentu dengan satu metode proses pasca panen, dan disangrai dengan satu profile untuk dapat mewujudkan keunikan cita-rasa (terroir) dari kopi tersebut.

        Pada hakekatnya, single origin coffee harus dipahami sebagai sebuah semangat untuk mengapresiasi biji kopi. Petani, dalam batasan tertentu adalah seorang artis, yang menggunakan agroklimat sebuah wilayah (4S - soil, shade, sun, sea-level) sebagai medium untuk menghasilkan karya estetis berupa nuansa karakter cita-rasa kopi. Ide dasar terpenting dari konsep ini adalah keunikan karakter cita-rasa tersebut. Di sini anda harus mengartikan bahwa anda meminum sesuatu yang unik dan hanya dapat dihasilkan oleh satu tempat di dunia.

        Keberagaman agroklimat, varietas kopi serta metode pemrosesan pasca panen di semua wilayah penanaman kopi di Indonesia melahirkan banyak keunikan karakter cita-rasa kopi. Dengan menerapkan definisi single origin coffee secara relatif moderat, setidaknya ada sembilan single origin coffee Indonesia yang dikenal di kalangan industri maupun aficionados kopi di dunia: Lintong, Sidikalang, Gayo, Toraja, Kalosi, Java Estate, Kintamani Bali, Bajawa Flores, dan Wamena Papua.

        Kami di Java Qahwa, selalu melakukan cup taste untuk mendapatkan kopi terbaik dari satu bagian tertentu dalam sebuah wilayah penghasil kopi. Kami tidak berani menyatakan sebagai micro-lot, namun kami menjamin bahwa bagian kebun yang kami pilih, memberikan kopi terbaik dari yang terbaik dari wilayah tersebut.

        Biji kopi terbaik sekalipun, tidak akan terwujud kualitasnya tanpa keahlian dan ketelitian penyangrainya (master roaster). Sebagaimana batu manikam, tanpa pemoles yang ahli, tak akan keluar gemerlap kilau intannya. Inilah tahap paling kritis dari biji kopi. Dan keahlian ini menjadi bagian dari Java Qahwa. Kami berkewajiban mengeluarkan semua potensi estetis yang dimiliki, seperti keunikan dan richness aromatik dari kopi, menyuguhkan karakteristik khas kopi tersebut, serta memunculkan sweetness dan mouthfeel yang dimiliki oleh single origin cofee tersebut.

        Single origin coffee dari Java Qahwa ditujukan untuk dinikmati dengan metode brewing: diseduh/perendaman seperti kopi tubruk, french press, dan siphon; direbus sebagaimana para cowboy membuat kopi, atau turkish coffee; menggunakan filtrasi dan drip seperti pour-over, QDrip dan dutch drip. Kami kurang menganjurkan penggunaan kopi ini untuk espresso. Acidy yang bright pada beberapa single origin coffee akan meningkat intensitasnya, sehingga akan mengganggu kenikmatan anda.

Lihat

Single Origin Coffee Terdapat 8 produk.

Menampilkan 1 - 8 dari 8 item
  • Rp‎ 86.000

    The dry fragrance has bitter chocolate roast tone laced with intense pipe tobacco, Jamaica pepper, clove, cardamom and dark herbal sweetness like ricola drops. There is classic earthiness reflecting Sumatran coffees pairing well with very full-body and tangy acidity. It finishes with zesty clove, smoky, and dark caramel.

    Rp‎ 86.000
    Stok tersedia
  • Rp‎ 86.000

    loreeemmmmm ipsiummmmm

    Rp‎ 86.000
    Beli
    Habis stok
  • Rp‎ 86.000

    Sidikalang coffee is one of the good characteristic examples that reflects terroir or a “taste of place” of Sumatran coffees. It exhibits a nice perfumy fragrance of roasted peanut as a backdrop with complex mixture of sweety spicy (cardamom, cinnamon), sweety camphoric (corriander seeds), anise seed and warmth of Jamaican pepper.

    Rp‎ 86.000
    Beli
    Habis stok
  • Rp‎ 86.000

    This is the classic Java, thick, rich body and very low desirable acidity, with a touch of roasted peanut, spice – cardamom, pepper and dried ginger – and bitter sweet dark chocolate in the cup. There is a slight note of fresh tobacco combined with herbaceous flavors, and a sweet tamarind note. Just clean, rich and pleasantly smooth with a long lingering...

    Rp‎ 86.000
    Beli
    Habis stok
  • Rp‎ 86.000

    The dry fragrance of Kintamani coffee opens with rustic bitter sweet chocolate character and roasted peanut as a nice backdrop for sweet spice aroma dancing over this ground coffee – pepper, dried ginger and cardamom – with coffee pulp notes. Pour hot water and the roasted peanut is still a substantial aroma with sweetness from blackcurrant and freshness...

    Rp‎ 86.000
    Stok tersedia
  • Rp‎ 86.000

    The dry fragrance has sweet aroma of ripe dark fruit, toasted hazelnut, mild floral of coffee blossoms. Slurp it and you will note a flavor of pungency, bitter sweetness of dark chocolate and a little bit of smoky character. Medium buttery body; liveliness of medium brightness of citrus; good balance and long resonance finish with a zesty clove, dark...

    Rp‎ 86.000
    Stok tersedia
  • Rp‎ 86.000

    There is a nice dark chocolate, sweet caramel (cotton candy-like), sweet floral (blackcurrant) with a hint of spice (cardamom, black pepper) and slightly roasted peanut as a backdrop. The sweet-winey acidity, pleasant, rich aromatic profile and creamy body allows one to hold this coffee in the mouth longer. Smooth with spicy overtone, dark molasse, and...

    Rp‎ 86.000
    Stok tersedia
  • Rp‎ 86.000

    The dry fragrance has aromatic of earthy roasted nut, with spicy pepper note, and sweet herbaceous (garden pea-like). This coffee is slightly bright and lively, yet the texture of body is more heavy and the flavor more pungent than Java. As the cup cools, there is slightly marmalade fruitiness, giving a buttery impression to the mouthfeel in finish.

    Rp‎ 86.000
    Stok tersedia
Menampilkan 1 - 8 dari 8 item